VISI Kami :  Terwujudnya peserta didik yang sholeh, beriman kokoh, beribadah benar, berakhlak mulia, berbadan sehat, berpengetahuan luas, mandiri, dan cinta Al-Qur’an

Manfaat dan Keutamaan Shalat Rawatib [Tauiyah Masjidiyah]


Dalam rangka meningkatkan tata krama, sopan santun dan pengoptimalan ibadah kita di dalam masjid maka Divisi Tarbiyah Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia mengadakan Tauiyah Masjidiyah kultum 1 pekan sekali ba'da shalat isya berjamaah.

Ringkasan kultum pekan ketiga kali ini bertemakan Shalat Rawatib disampaikan oleh Ust. Afud Saefuddin, S.Pd.I yang memperhatikan minimnya kesadaran para santri untuk melakukan shalat sunnah rawatib yakni Qobliyah dan Ba'diyah.

Mengawali kultumnya Ust. Afud memberikan ilustrasi kepada santri bahwa shalat sunnah Qobliyah itu bagaikan pemanasan dalam bermain sepak bola, jika tidak pemanasan terlebih dahulu maka pergerakan kita dalam permainan utama akan terasa berat bahkan bisa menyebabkan kram pada otot.

Begitu pula halnya dengan shalat qobliyah, yang salah satu manfaatnya adalah mempersiapkan hati kita ketika nanti shalat fardu agar lebih khusyu lagi dalam shalat.

Sedangkan manfaat dari shalat rawatib ba'diyah adalah menyempurnakan shalat fardhu apabila di dalam shalat fardhu tersebut terdapat kekurangan. Sehingga dengan menjalani shalat qobliyah dan ba'diyah ini diharapkan shalat kita menjadi lebih maksimal.

Keutamaan Shalat Rawatib

Diriwayatkan dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, seorang istri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu

alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ. قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ فَمَا بَرِحْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ

“Tidaklah seorang hamba yang muslim melakukan shalat sunnah 12 (dua belas) raka’at karena Allah pada setiap harinya, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.”. (Kemudian) Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha berkata; “Setelah aku mendengar hadits ini aku tidak pernah lagi meninggalkan shalat-shalat sunnah (rowatib) tersebut.” (HR. Muslim no. 728).

Diharapkan dengan mengetahui manfaat dan keutamaan shalat rawatib ini para santri menjadi sadar dan tergerak dengan keinginan dan motivasinya sendiri untuk menjalankan shalat sunnah rawatib.

FOTO GALERI DQM TERBARU