VISI Kami :  Terwujudnya peserta didik yang sholeh, beriman kokoh, beribadah benar, berakhlak mulia, berbadan sehat, berpengetahuan luas, mandiri, dan cinta Al-Qur’an

Sambut Tahun Ajaran Baru Dengan Semangat Baru, SMPIT DQ Adakan Pelatihan Active Learning Untuk Para Guru


Screenshot_2

Bogor (3/7/2018) – “Jika kamu tidak bisa menjelaskan secara sederhana, maka kamu belum mengerti sepenuhnya”. Begitulah menurut pemikiran Ilmuwan Fisika yang terkenal dengan teori relativitasnya Albert Einstein.

Bahwasannya interpretasi manusia atas segala informasi yang diperoleh akan lebih cepat dan mudah dipahami apabila informasi tersebut dikemas atau disampaikan secara sederhana (ringkas). Kemampuan menyederhanakan itulah yang kemudian patut dimiliki oleh para tenaga pendidik Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia (DQ) guna membantu memudahkan para para santri dalam memahami dengan mudah dan cepat berbagai macam ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru-guru kepada mereka.

Hal ini pula yang menjadi tema utama dalam Workshop Pendidikan bertemakan “Active Deep Learning” yang diselenggarakan oleh SMPIT DQ di Meeting Room Pesantren Putri pada Senin kemarin (2/7).

Sebanyak 50 guru SMPIT DQ hadir mengikuti Pelatihan yang diselenggarakan mulai pukul 8 pagi hingga pukul 11 siang itu. Dalam kesempatan itu Panitia menghadirkan Trainer Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Jawa Barat, Ustadzah Lina Puji Astuti, S.S., S.Pd. sebagai pemateri.

Ustadzah Lina mengatakan, “Active Learning mengajarkan kita untuk memiliki kemampuan mengajar yang aktif dengan melibatkan murid secara aktif di kelas. Selain itu apa yang dipelajari siswa juga bukan cuma senangnya saja, tapi meaningful (bermakna) dan itu berkesan kepada anak-anak bahwa apa yang mereka pelajari berpengaruh kepada diri mereka”.

Disamping itu, Ustadzah Lina yang kini diamanahi sebagai Ketua Departement Penjamin Mutu Sekolah Islam Terpadu (SIT) Provinsi Jawa Barat itu menambahkan dalam kesempatan ini dirinya hanya menyampaikan satu bagian dari lima bagian besar teknik mengajar.

“Kita hanya mengajarkan bagian kecil dari beberapa kerangka berpikir dan menjadi fasilitator untuk menjadi satu bagian dari lima bagian besar yaitu secuencing yang di dalamnya terdiri dari tiga point. Pertama structuring dan secuencing, kedua repetition without boreodom, Ketiga linking dan summarizing. Ketiganya tentang bagaimana mendesain, membagi-bagi, mengulangi, dan menghubungkan pelajaran kita yang tadinya kompleks menjadi bagian yang mudah dipelajari, mengasyikan, sehingga anak-anak terlibat juga anak-anak memahami apa yang dipelajari”, pungkasnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta yang merupakan tenaga pengajar pendidikan ditambah usia para guru yang kebanyakan masih muda mampu melihat dan mengalami sendiri bagaimana mengajar yang aktif dan tidak lagi berpusat kepada guru saja, tetapi juga berpusat kepada sang murid (learner centric) sehingga kegiatan belajar mengajar bisa menjadi menyenangkan dan memberikan dampak positif yang signifikan kepada para murid.

 

 Hubungan Eksternal DQ

SEMANGAT MENGINSPIRASI

FOTO GALERI DQM TERBARU