VISI Kami :  Terwujudnya peserta didik yang sholeh, beriman kokoh, beribadah benar, berakhlak mulia, berbadan sehat, berpengetahuan luas, mandiri, dan cinta Al-Qur’an

Wonderkind Festival 2018 Resmi Dibuka Oleh Ahmad Syaikhu


Opening WK18 Ahmad Syaikhu

Bogor (2/3/2018) - Wonderkind Festival 2018 resmi dibuka oleh Calon Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, H. Ahmad Syaikhu bertempat di Lapangan Terbuka Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia (DQM) Putra pada Kamis, (1/3) kemarin. Pemukulan Gong oleh Ahmad Syaikhu menjadi penanda event tahunan yang keempat kalinya diadakan oleh Organisasi Santri Darul Qur’an Mulia (OSDQM) itu resmi dimulai.

Dengan tagline “Islamic, Inteligent, Modern”, lebih dari 35 sekolah tingkat SMP dan SMA Se-Banten, Jakarta, dan Jawa Barat turut berpartisipasi dalam ajang perlombaan tahunan antar pelajar yang berlangsung sejak tahun 2015 lalu.

Ahmad Syaikhu dalam sambutannya di depan para peserta, tamu, santri, asatidz dan Ustadzah yang hadir mengatakan, "Alhamdulillah kita dapat hadir di tempat ini. Mudah-mudahan hadirnya kita ditempat ini menjadi penyemangat bagi kita, bahwa para pecinta Al Quran siap melakukan perubahan di masa yang akan datang. Nilai-nilai Al Quran bukan isapan jempol tapi bisa diterapkan diberbagai kehidupan kita".

Lanjut Ahmad Syaikhu yang merupakan Wakil Walikota Bekasi mengharapkan para peserta selain bisa berprestasi, juga tidak meninggalkan Al-Quran. "Kalau ingin negeri ini bergengsi, yuk mengaji dan berprestasi. Jangan pisahkan antara mengaji dan berprestasi. Hari ini harus kita rekatkan dan kokohkan. Setiap kita harus menebarkan prestasi, di prestasi wirausaha, prestasi kepemimpinan, dan berbagai prestasi cabang profesi lainnya harus kita kuasai. Insyaallah di pemimpin masa datang walikotanya hapal Quran, gubernurnya hapal Quran, sampai presidennya hapal quran. Mudah-mudahan dari peserta di sini”, harapnya.

Selain itu, Ketua Yayasan Darul Quran Mulia, KH. Abdul Hasib Hasan mengapresiasi penyelenggaraan Wonderkind Festival 2018 yang semakin baik.

“Kita rasakan wonderkind festival kali ini baik di putra maupun di putri sana sudah semakin meningkat. Semuanya disiapkan cukup matang. Saya ucapkan jazakumullah khairon kepada para panitia, pembimbing, juga santri yang sudah begadang demi mempersiapkan wonderkind festival ini disamping mereka sibuk dengan studi dan qurannya. Juga semua pihak yang sudah mendukung terselenggaranya acara ini”, ujar Ketua Yayasan DQM yang biasa dipanggil dengan Ustadz Hasib itu.

Disamping itu, Ustadz Hasib menilai tema besar acara tahun ini sudah mewakili segala-galanya yang dibutuhkan pemuda saat ini.

“Tema besar kali ini adalah Islamic, Inteligent, dan modern. Ketiga ini sudah segala-galanya. Ini menjadi panduan kita untuk berkiprah mewarnai dunia dengan Al-Qurnul Karim. Tapi sebelum berkiprah mewarnai dunia ini, di wonderkind festival inilah tempatnya berkompetisi untuk berlomba, menunjukan prestasi masing-masing, apalagi di era kompetisi sekarang. Siapa yang tidak berkompetisi dengan sehat, dia tidak akan terpakai”, tutur Ustadz Hasib yang belum lama ini terpilih sebagai Pembina Majlis Pesantren dan Dakwah Indonesia (MAPADI) Periode 2018-2023.

Diakhir sambutannya Ustad Hasib berpesan kepada para peserta dan tamu yang hadir untuk terus meningkatkan kreatifitas dan keunggulannya di era globalisasi saat ini.

“Era globalisasi ini adalah era kompetisi, karenanya kita harapkan para santri untuk terus bersaing menunjukan kreatifitas, kebolehan dan keunggulan qurannya serta keunggulan keislamannya. Insyaallah dengan keunggulan ini kita bisa menorehkan prestasi kita mulai dari tingat lokal bahkan dunia. Selamat mengkuti Wonderkind Festifal ini. Semoga kita bisa menikmatinya dan menjadikannya sebagai ajang berlomba secara sehat untuk dapatkan prestasi yang terbaik”, tutup Ustadz Hasib mengakhiri sambutan.

Di tempat terpisah Ketua Panitia Wonderkind Festival (Woke) 2018 Putri, Aurada Tsaqofa Hidayat menjelaskan, “Wonderkind Festival merupakan ajang perlombaan tahunan antar pelajar. Selain itu juga ada kegiatan workshop dan simposium antar pelajar. Untuk Woke di putri tahun ini diadakan khusus mngembangkan literasi pelajar. Kita juga ingin menjalin komunikasi sesama rohis untuk menangani kendala mereka di masing-maing sekolah. Juga Menjalin ukhuwah antar sekolah”, terang Aurada santri kelas 11 SMAIT DQ saat wawancara di Halaman Masjid Raudhatul Jannah 2 pada Kamis, (1/3) kemarin.

Lanjut Aurada Putri dari Pasangan Yusup Hidayat dan Elly Nur Pratiwi yang telah menyelesaikan hafalannya 30 Juz ini menyebutkan sejumlah bintang tamu yang dihadirkan dalam penyelenggaraan Woke tahun ini.

“Kita mengundang pemateri-pemateri terbaik dari tanah air, Shofwan Al-Banna Dosen UI yang sewaktu masa mahasiswanya berhasil menjadi juara dunia kompetisi internasional tentang ekonomi global di Swiss mengalahkan 200 peserta terbaik lainnya dari seluruh dunia tahun 2009 lalu, Gol A Gong Sastrawan Pendiri Rumah Dunia, Handri Satria Komikus Islam Muhammad Al Fatih, Sayf M. Isa Novelis Best Seller Ghazi. Lalu terakhir Talkshow oleh Ibrahim Malik peraih beasiswa studi 8 Negara serta Lulu Susanti Juri Hafizh Indonesia yang juga Dai di TVRI. Kita menghadirkan mereka semua karena ingin berbagi ilmu dan pemahaman yang baik kepada peserta Woke kalau Islam tidak menghalangi kita untuk terus maju”, ujar Aurada Santri yang berkeinginan masuk Kedokteran Universitas Padjajaran itu.

Dalam acara yang berlangsung hingga Sabtu (3/3) besok, terdapat lebih dari 10 lomba perlombaan yang diantaranya lomba futsal, badminton, tenis meja, 3 d wall magazine, cerpen, komik, essay, i’m number one (cerdas-cermat), nasyid, theather, quranic science, intelectual qurani, dan lain-lain dengan total peserta lomba dan simposium pelajar lebih dari 800 orang.

Hubungan Eksternal DQM

SEMANGAT MENGINSPIRASI

FOTO GALERI DQM TERBARU