VISI Kami :  Terwujudnya peserta didik yang sholeh, beriman kokoh, beribadah benar, berakhlak mulia, berbadan sehat, berpengetahuan luas, mandiri, dan cinta Al-Qur’an

Mengirim Lamaran Kerja Yang Menarik, Bag - 2 (Habis)


1

(Bogor, 13/1/2017) - Pada bagian pertama sudah disampaikan 6 Sudut Pandang Pelamar, berikut adalah lanjutannya:

7. Seni Berkomunikasi

Sering HRD menerima SMS atau WA dengan isi: ‘Assalamu’alaikum’ saja. Setelah dibalas baru menanyakan lowongan, dengan pertanyaan beruntun satu per satu, tidak langsung ke fokus. Tentu lebih baik jika isinya jelas: Salam, perkenalan, menanyakan lowongan, salam. Sehingga mendapat prioritas untuk dibalas. Jika salam saja tanpa isi, mungkin hanya mendapat status ‘seen’ saja lalu dihapus.

Sering juga yang bertanya dengan tulisan lebay, atau bahkan kurang sesuai dari sisi tata krama. Siapapun Anda, boleh menulis atau bertanya dengan nada aneh, lebay atau mungkin kurang sopan, namun menghadapi yang demikian HRD pun boleh untuk menjawab atau mengabaikan. Jangan sampai karena hal-hal sepele menyebabkan Anda tereliminir dari momentum berharga. Sebab kami yakin, banyak yang melakukan kekeliruan tersebut karena kurang menyadari bahwa apa yang dilakukan bisa menghalangi tercapainya suatu tujuan.

8. Kemampuan Tulis Menulis

Kemampuan ini bukan berarti Anda harus mahir menulis, tapi harus pandai mengemas tulisan yang baik. Dari kemampuan ini salah satu sisi dalam diri Anda sudah terdeteksi. Dengan tujuan ini pula kami lebih mengarahkan agar lamaran kerja ditulis tangan, Anda menulis sendiri atau dibuatkan teman akan ketahuan.

 9. Pengalaman Kerja Disertai Surat Keterangan

Pengalaman kerja adalah bukti bahwa pelamar memiliki kemampuan spesifik, teruji dalam statusnya yang lama. Pengalaman ini bisa disampaikan dengan menyebutkan nama lembaga, tugas yang diemban dan prestasi yang dilakukan selama menjalani profesi tersebut.

HRD memerlukan bukti berupa surat keterangan kerja dari lembaga terkait untuk crosscheck antara data dengan kenyataan di lapangan. Pengalaman kerja juga bisa berpengaruh pada golongan, gaji dan posisi jika ada kesesuaian antara sistem/pola di tempat lama dengan tempat yang baru.

10. Aktivitas Organisasi

Pada lembaga tertentu, terutama lembaga pendidikan, pengalaman dan aktivitas organisasi sangat membantu dalam klasifikasi pelamar, apakah sesuai dengan yang diharapkan HRD atau tidak sesuai. Pengalaman dan keaktifan dalam suatu organisasi memberikan gambaran aktivitas pelamar yang memudahkan HRD untuk menentukan pilihan, juga memberi informasi tentang karakter pelamar dari sudut pandang organisasi yang diikutinya.

11. Identifikasi Diri dengan Lembaga yang Dituju

Kesamaan dan kemiripan yang Anda miliki dengan lembaga kami harus tertangkap dengan jelas sebelum Anda mengirim lamaran. sehingga bisa terjadi simbiosis mutualisme antara Anda dengan kami. Jangan lamar saja dan urusan belakangan, bisa bubar di tengah jalan.

Deteksi dini identifikasi diri sangat penting. Kesamaan dan kemiripan dari visi dan misi (fikroh), program, kegiatan, input dan out put, para pengelola, latar belakang dan lain-lain perlu mendapat perhatian. Anda nyaman kami sentosa, satu gerak satu irama. Saling mengisi kekurangan dan saling berbagi kelebihan, menciptakan amal jama’i  dengan tidak lagi mengurai benang kusut perbedaan yang bukan prinsipil.

Sudut Pandang HRD

Sudut pandang HRD menghadapi lamaran sangat sederhana: membutuhkan pelamar spesifik sesuai lowongan, yang memenuhi kualifikasi dialah yang kami terima. Tentu saja, syarat dan ketentuan berlaku :). HRD tidak suka atau akan mengesampingkan lamaran yang luar biasa, namun tidak jelas dan tidak fokus. Hanya bagus bungkus tanpa isi. Menawan namun menyedihkan.

HRD menginginkan pelamar ideal, namun idealisme tidak akan selalu ideal, pasti ada sisi-sisi yang memiliki kekurangan. Maka, peran Anda dalam menjelaskan keunggulan yang Anda miliki, peran yang akan Anda lakukan, kontribusi yang akan Anda berikan, sangat menentukan dan kami pertimbangkan. Sebab, tentu saja kami memiliki adagium “apa keuntungan kami dengan menerima Anda bergabung?” ini harus terjawab dengan jelas dan pasti dalam dua hal: lamaran dan kenyataan (test). Jika tidak, Anda bukan pelamar yang kami inginkan, bahkan sejak lamaran sudah kami kesampingkan.

Menembus HRD

Anda bisa menyatukan sudut pandang antara pelamar dengan HRD melalui langkah sederhana: Pahami lembaga yang Anda tuju, fahami pernyaratan dan jenis lowongan yang tersedia, pahami keunggulan/kualifikasi pribadi lalu deskripsikan, peran apa yang cocok, ikuti arahan dalam tulisan ini sebagian atau seluruhnya. Jika memenuhi semua unsur, berarti besar kemungkinan Anda masuk nominasi, kirimkan dan silahkan menunggu panggilan.

Jika semua yang tercantum diatas Anda jalankan, beriap-siaplah bertemu dengan kami. Jangan lupa siapkan presentasi terbaik, jangan asal setor muka, sebab kami akan memindai jati diri Anda, apakah sesuai antara data dengan kenyataan ataukah hanya retorika luar biasa agar Anda kami terima?!

Bolehkah mengirim lamaran di luar lowongan yang ada? Sangat boleh, hanya nanti menyesuaikan dengan ketersediaan lamaran yang dituju.

Penutup

Demikian tulisan sederhana ini kami buat, dengan harapan setiap pelamar (siapapaun Anda dan kemanapun Anda melamar) bisa menyiapkan diri dengan persiapan terbaik, berupa bahan lamaran maupun bahan presentasi saat wawancara. Sehingga momentum terbaik untuk bergabung dengan suatu tempat idaman bisa menjadi kenyataan, tidak kandas karena kesalahan sepele. Kebenaran hanya milik Alloh Swt. dan kekeliruan kembali kepada penulis. Jadilah pembelajar kreatif yang selalu belajar dari kekeliruan dan kesuksesan yang telah berlaku pada para pendahulu. Wallohul muwafiq lima yuhibbuhu wa yardhohu.

(Penulis: A.R. Hermansyah)

FOTO GALERI DQM TERBARU